Dibalik KLG

Manusia-manusia ajaib yang penuh dedikasi di halaman belakang negeri.

Achmad Irfandi

Mas Irfandi adalah bapak pendiri Yayasan Kampung Lali Gadget. Manusia luar biasa ini lahir di Sidoarjo pada 12 Mei 1993.  Mas ir adalah manusia yang pantang menyerah untuk terus menebar kebaikan dan kebermanfaatan. S2 Pendidikan  Bahasa & Sastra Indonesia Universitas Negeri Surabaya ini konsern untuk berusaha membangun ekosistem pendidikan di halaman belakang negeri ini guna lebih baik lagi. 

Mas Nesar

Mas Nesar. Adalah sosok pemandu yang cerdas dan juga jenaka. Mas Nesar ahli dalam bidang kehumasan, sosmed engineering, marketing, dan lain sebagainya. MAs Nesar adalah sosok pemandu yang berpikiran logis dan progresif. Mas Nesar ketika memandu selalu memperhatikan hal kecil yang bersifat edukatif seperti mendampingi satu atau dua anak yang bermasalah dalam bermain dan bersosialisasi. Sehingga pengunjung maupun anak-anak lokal selalu terbantu oleh mas nesar.

Cak Wahib

Cak Wahib. Adalah sosok pemandu yang berdomisili di sekitar balai Among. Beliau adalah Bapak dua anak yang terus setia membantu KLG berkembang. Cak Wahib lebih banyak berada di belakang layar untuk membantu urusan kerumahtanggaan KLG seperti venue, peralatan, sarana pra sarana, maupun kordinasi dengan RT RW Kades dan warga setempat.

Wak Bun

Wak Bun merupakan kakek dari Adek Nafisa. Wak Bun adalah sosok senior inspiratif yang selalu aktif membantu baik di depan maupun di belakang layar. Dalam masa-masa pembangunan KLG, Wak Bun selalu menyempatkan hadir di KLG untuk berkontribusi tenaga dan waktu. Hingga saat ini Wak Bun juga selalu menyempatkan waktunya membantu KLG di tengah kesibukannya bekerja sebagai tukang servis korek api, servis payung, dan sepatu sendal. Wak Bun adalah orang sederhana yang selalu merasa cukup. Saat sehari telah mendapatkan uang 50-100 ribu dari pekerjaan servis korek, beliau selalu pulang dan menyisihkan waktunya untuk KLG.

Pak RW

Pak RW yang bernama asli Edi Purwoko ini sejak awal pembangunan KLG selalu aktif membantu. Beliau adalah sosok pemandu lokal yang jenaka dan sederhana. sebagai petani, beliau selalu menggunakan kemampuannya untuk mengajarkan anak-anak lokal maupun pengunjung dalam dunia pertanian. Selain memandu di bidang persawahan, beliau juga mahir memainkan beberapa permainan tradisional seperti egrang. Tak jarang banyak tamu yang ditantang Pak RW memainkan egrang dan diberi hadiah

Anak-anak Ajaib KLG

Nafisa. Bocah rajin ini selalu berinisiatif membantu dan memandu kawan-kawannya utk hadir di kegiatan mingguan KLG. Selain rajin menata buku di perpustakaan dia juga rajin menata presensi kehadiran teman-temannya loh.

Arga, bocah yang kini beranjak remaja ini adalah pelopor anak-anak seusia maupun anak-anak di bawahnya. bahkan ia adalah sosok berpengaruh di angkatan seniornya. ia mahir memandu bermain, egrang, membuat wayang, pandai berceloteh, maupun berkelakar. Ia juga pandai meniru banyak keahlian yang hadir di depan pandangannya, seperti memainkan wayang, membuat mainan, dan sebagainya.

Zahra, adalah remaja cilik yang kini menjadi Brand Ambasador Kampung Lali Gadget. Zahra sangat multi talenta, selain unggul di akademiknya, zahra juga pandai ventriloquist (memainkan boneka dengan dua suara berbeda), memainkan biola, ukulele, baca puisi, mendongeng, menyanyi, dan sebagainya. Zahra juga sering memandu anak-anak KLG belajar mendongeng loh.